Contoh Skripsi - Kumpulan contoh Skripsi Lengkap, contoh Judul Skripsi Lengkap, Contoh Skripsi, Download Skripsi, contoh daftar judul skripsi, koleksi skripsi, skripsi gratis, judul skripsi, semua jurusan, contoh skripsi lengkap

Advertisement

Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Kepatuhan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RSUD Muntilan Ruang Rawat Inap Kabupaten Magelang

Latar belakang: Dokumentasi rekam medis harus dilakukan karena dokumentasi berisikan sumber ingatan yang dipakai sebagai bahan laporan dan pertanggung jawaban rumah sakit. Dokumentasi merupakan kewajiban bagi setiap pelayanan medis terutama bagi perawat dalam pemberian asuhan keperawatan . Pentingnya dokumentasi asuhan keperawatan dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu diantaranya adalah aspek hukum, kualitas pelayanan, komunikasi, keuangan,

ANALISIS PROSES PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI ACEH

Latar Belakang : Catatan keperawatan sebagai salah satu bagian dari sistem informasi rumah sakit merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. Di Rumah Sakit Jiwa Aceh proses pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan masih belum berjalan sebagaimana mestinya, sehingga keakuratan dan kelengkapan data yang dicatat dalam berkas catatan asuhan keperawatan belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Tujuan

ANALISIS KEBUTUHAN RENCANA PENGEMBANGAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM Dr. KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN

Latar Belakang: Dokumentasi asuhan keperawatan adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh perawat dimulai dari proses pengkajian, diagnosa, rencana tindakan, tindakan keperawatan dan evaluasi yang dicatat baik berupa elektronik maupun manual serta dapat dipertanggungjawabkan. Dibandingkan dengan paper based, dokumentasi elektronik lebih cepat, tepat waktu, serta lebih jelas dalam memberikan informasi tentang tindakan yang telah diberikan. Keuntungan

ANALISIS PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM PROPINSI SULAWESI TENGGARA

Latar Belakang: Rumah Sakit Umum Propinsi Sultra sebagai suatu institusi pelayanan kesehatan masyarakat, dalam era globalisasi berusaha meningkatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan termasuk pelayanan keperawatan. Tenaga perawat mempunyai kedudukan penting dalam menghasilkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kemampuan memberikan pelayanan asuhan keperawatan secara profesional sesuai standar keperawatan sangat tergantung pada bagaimana pengetahuan, motivasi kerja

SISTEM PAKAR SEBAGAI ALAT BANTU ASUHAN KEPERAWATAN MENANGANI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGAN ALGORITMA RETE DAN CERTAINTY FACTOR (Studi Kasus: Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta)

Dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang mendukung pencegahan serta pendeteksian dini penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), maka puskesmas yang ada selalu menjaga wilayah masing-masing. Di Puskesmas yang menangani DBD kebanyakan adalah perawat dalam asuhan keperawatan. Untuk meningkatkan derajat pelayanan kepada masyarakat serta kurangnya tenaga dokter ahli di puskesmas diperlukan suatu sistem pakar, digunakan sebagai suatu

PERSEPSI PERAWAT PELAKSANA TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN TERHADAP PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS IMANUEL WAY HALIM BANDAR LAMPUNG TAHUN 2012

INTISARI: Latar belakang: Pemimpin yang memiliki hubungan yang baik akan membuat orang lainpun nyaman dan hal ini akan menguntungkan bagi semua pihak (Manion, 2005) Makin sesuai gaya kepemimpinan kepala ruang rawat, makin baik pelaksanaan tugas perawat diruang rawat, karena mereka menginginkan pemimpin yang menghormati martabat, otonomy dan harga diri (Swansburg, 1990). Tujuan: Mengetahui persepsi perawat

KESESUAIAN KOMPETENSI PERAWAT GIGI DENGAN POLA ASUHAN KEPERAWATAN GIGI ANAK DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA YOGYAKARTA

INTISARI: Perawat Gigi adalah setiap orang yang telah mengikuti dan menyelesaikan pendidikan perawat gigi yang telah diakui oleh Pemerintah. Bertujuan memberikan yang terbaik maka perlu dihindari tumpang tindih peran dan kesenjangan mutu, perawat gigi dalam menjalankan profesi secara baik menggunakan pedoman kompetensi, meskipun kepatuhan terhadap pedoman tergantung pada perilaku masing-masing perawat gigi. Pola asuhan dalam

HUBUNGAN PELATIHAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DAN KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN JAKARTA

INTISARI: Latar belakang: Perawat bagi sebuah rumah sakit merupakan pilar penting karena menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kepada pasien. Perawat dituntut bekerja secara profesional, penuh dedikasi dan menunjukkan kinerjanya secara optimal agar dapat menghasilkan pelayanan rumah sakit yang unggul. Terwujudnya kinerja yang optimal dari para perawat membutuhkan dukungan banyak faktor, di antaranya adalah pelatihan

EVALUASI PENERAPAN FORMAT DOKUMENTASI KEPERAWATAN MODEL CHECKLIST DI RSUD BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN

Latar belakang: Rendahnya kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan yaitu sebesar 54,29%, merupakan suatu permasalahan diunit rawat inap RSUD Banjarbaru. Solusi yang dilaksanakan RSUD Banjarbaru untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan format dokumentasi asuhan keperawatan model checklist. Efektivitas penerapan format pendokumentasian keperawatan model checklist tersebut masih perlu dievaluasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas hasil penerapan format

ASUHAN KEPERAWATAN PALIATIF PADA PASIEN KANKER SERVIKS DENGAN PENDEKATAN NILAI-NILAI BUDAYA DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

Latar belakang. Jumlah penderita kanker serviks di Indonesia pada tahun 2007 berada di urutan kedua setelah kanker payudara dengan jumlah 4649 pasien (11,07%). Perawatan paliatif dengan pendekatan budaya memberikan pelayanan keperawatan secara holistik. Nilai ajaran Jawa temen, nrima, sabar dan rila (“Trisna”) mudah dihayati, dan diterapkan, sehingga dapat dijadikan psikoterapi bagi masyarakat Jawa. Tujuan penelitian


Page 1 of 64:1 2 3 4 5 6 » Last »